×
Blog Image
06 March 2026 No Comments 25 2 min read

Sesi Berbagi Informasi Workshop Konservasi Preventif: Manajemen Risiko untuk Koleksi

Untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengelolaan koleksi di Museum Manusia Purba Sangiran, dilaksanakan kegiatan Sesi Berbagi Informasi oleh Tim Konservasi. Dalam kesempatan ini, anggota tim konservasi yang berkesempatan Workshop Konservasi Preventif dengan tema Manajemen Risiko untuk Koleksi membagi informasi pada anggota yang belum berkesempatan mengikuti workshop. Kegiatan ini dihelat pada hari Jumat 6 Maret 2026 yang bertujuan untuk menyampaikan pengetahuan, pengalaman, serta materi yang diperoleh selama workshop agar dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh seluruh tim pengelola koleksi.

Informasi yang dibagikan adalah ringkasan materi workshop, termasuk konsep dasar konservasi preventif, identifikasi risiko terhadap koleksi, serta langkah-langkah mitigasi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan koleksi sehari-hari. Selain pemaparan materi, sesi ini juga diisi dengan diskusi, berbagi pengalaman, dan pembahasan studi kasus yang relevan dengan kondisi pengelolaan koleksi di lingkungan kerja. Fungsi Sesi Berbagi Informasi ini antara lain:

  1. Transfer Pengetahuan
    Menyampaikan kembali informasi dan materi yang diperoleh dari workshop kepada rekan kerja yang tidak dapat mengikuti kegiatan tersebut secara langsung.
  2. Penyamaan Pemahaman
    Membantu seluruh tim memiliki pemahaman yang sama mengenai konsep konservasi preventif dan manajemen risiko dalam pengelolaan koleksi.
  3. Peningkatan Kapasitas Tim
    Mendukung peningkatan kompetensi dan pengetahuan seluruh anggota tim dalam menjaga dan merawat koleksi secara berkelanjutan.
  4. Mendorong Diskusi dan Kolaborasi
    Memberikan ruang bagi rekan-rekan untuk bertukar ide, pengalaman, serta solusi terkait permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan koleksi.
Melalui kegiatan Sesi Berbagi Informasi ini, diharapkan pengetahuan yang diperoleh dari workshop tidak hanya berhenti pada peserta yang mengikuti kegiatan, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh tim konservasi. Dengan demikian, upaya konservasi preventif dan pengelolaan risiko terhadap koleksi dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan berkelanjutan. (Nina Iswati)
0 Comments