artikel
Browsing Category
Pada tahun 1859, Alfred Russell Wallace menerbitkan artikel hasil penelitiannya selama di Maluku. Artikel tersebut diterbitkan di Inggris, dan membuat Charles Darwin yang sakit-sakitan, tapi menyimpan minat yang besar kepada perkembangan pengetahuan alam, tergugah untuk mengirimkan surat kepada Wallace. Korespondensi keduanya pun segera...
Rekam Jejak Kepunahan di Sangiran Beginilah kira-kira kondisi lapisan tanah di Sangiran jika dibelah. Di dalamnya ada lapisan tanah yang mengandung beragam jenis fosil hewan dan tanaman. Banyak diantara hewan dan tanaman itu kini sudah punah. Di situs ini pernah hidup keluarga Rhinocerotidae, antara 700.000-800.000 tahun yang lalu. Letusan gunung api yang...
Alam Adalah Kawan dan Tantangan Setiap makhluk hidup berusaha untuk bertahan hidup dan mewariskan kehidupan pada keturunannya. Untuk tujuan bertahan hidup tersebut setiap makhluk berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Setiap perubahan pada lingkungan secara alamiah mempunyai pengaruh pada kelangsungan hidup makhluk- makhluk di dalamnya, atau disebut sebagai mekanisme seleksi...
Hingga hari ini, tercatat penghuni bumi terdiri dari 1.589.361 jenis makhluk hidup atau spesies. Setiap tahun, rata-rata 13.000 nama spesies baru masih diimbuhkan ke dalam daftar panjang penghuni bumi. Sementara, hasil survey terakhir menunjukkan kira-kira masih ada 7,1 juta spesies lagi yang...
Pada tanggal 16 Juli 2018, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dr. Hilmar Farid Setiyadi, telah membuka kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran yang bertajuk “Workhsop Konservasi Fosil 2018” di The Sunan Hotel, Surakarta. Upacara pembukaan tersebut juga...
Ciri morfologi Homo sapiens menunjukkan karakter yang lebih berevolutif dan modern. Kapasitas otak Homo sapiens rata-rata 1.400 cc dengan atap tengkorak yang membundar dan tinggi. Penonjolan tulang kening dan alat mastikasi telah tereduksi secara massif. Kehadiran Homo sapiens telah teridentifikasi pada temuan-temuan fosil di Afrika dan Euroasia. Melalui metode pertanggalan absolut yang semakin canggih,...
Kapasitas tengkorak Homo erectus mencapai 1.000 cc. Tulang kening sangat menonjol dengan dahi datar dan atap tengkorak yang pendek dan memanjang ke belakang. Bagian wajah Homo erectus terlihat pendek dan menjorok ke depan dengan tulang pipi yang lebar dan menonjol. Gigi-ginya sangat besar dan rahang yang kekar tanpa ada tonjolan dagu,...
Homo rudolfensis adalah sebutan untuk temuan spesimen KNM-ER 1470 dari Koobi Fora, Kenya pada tahun 1972. Usia kepurbaan Homo rudolfensis adalah sekitar 1,9 juta tahun, semasa hidup dengan Homo habilis. Kapasitas otak 750 cc dengan muka yang lebar dan kekar. Sumber: Museum Manusia Purba Klaster Bukuran...
Kapasitas otak Homo Habilis mencapai 650 cc dengan atap tengkorak yang relatif tinggi dan membundar pada bagian belakang. Gigi-geligi Homo Habilis mempunyai ukuran yang lebih kecil dan terbiasa mengunyah buah-buahan, menggali tanah untuk mendapat umbi, dan memakan hewan buruan. Dalam lapisan tanah dimana fosil-fosil Homo Habilis itu berada, ditemukan dihimpunan alat batu dalam kuantitas...