artikel
Browsing Category
Dalam kegiatan analisis fosil fauna di Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran salah satu kegiatannya adalah melakukan identifikasi untuk mengetahui jenis binatang dari beberapa atau bahkan hanya pecahan dari bagian tulang binatang. Dalam menentukan jenis binatang tersebut tidak dapat dilakukan dari setiap...
Fenomena booming batu akik yang saat ini masih terus terjadi di tanah air ternyata cukup membawa dampak positif bagi para pengrajin souvenir di kompleks wisata museum manusia purba Sangiran. Banyak warga sekitar yang akhirnya membuka jasa jual dan gosok batu akik sebagai lahan untuk meraup...
DENDROCHRONOLOGY, Salah Satu Metode Pertanggalan Dalam ARKEOLOGI
BY ADMINISTRATORS
13:25:17
Berbagai metode pertanggalan sudah mulai diaplikasikan sejak awal ilmu arkeologi berkembang pada abad 19. Metode tradisional dengan cara mengamati style dan material yang digunakan dari suatu benda kemudian memperkirakan masa kapan benda tersebut dibuat dianggap kurang valid,...
Daerah cekungan (depression) Solo/Surakarta merupakan wilayah yang amat kaya dengan tinggalan arkeologis dan paleontologis. Beberapa lokalitas seperti Sangiran, Sambungmacan, Ngawi, Trinil, dan Ngandong berada di sekitar cekungan tersebut. Situs Ngandong dan sekitarnya (Matar, Tapan, Ngandoh, Jigar, Sembungan, Ngraweh, Sidung, Kawung, Pandejan) yang berada...
Situs Semedo merupakan situs manusia purba yang baru dan paling akhir ditemukan, terletak di Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Bagi anda yang pernah menjelajah di situs ini tentunya akan sangat paham dengan kondisi karakter medan dan...
5 ALASAN KENAPA HARUS BERKUNJUNG KE MUSEUM MANUSIA PURBA SANGIRAN
BY ADMINISTRATORS
08:39:11
Museum Manusia Purba Sangiran adalah salah satu tempat wisata di Jawa Tengah yang wajib dikunjungi karena museum Sangiran merupakan museum yang memberikan informasi tentang manusia purba dan peradabannya terlengkap di Indonesia (Sumber : Puslit Arkenas, Truman Simanjuntak,...
Situs Sangiran masih menyimpan banyak potensi fosil yang belum tersingkap ke permukaan. Hingga saat ini, masih banyak penduduk Sangiran yang menemukan fosil saat beraktifitas di lahan milik mereka. Kebanyakan fosil yang diserahkan oleh penduduk berupa fosil dari berbagai jenis fauna. Dari sekian banyak...
Sebutan “Sangiran Flake Industry” tidak bisa dipisahkan dari penelitian yang dilakukan GHR von Koenigswald pada tahun 1934 di Situs Ngebung. Koenigswald adalah ahli paleontologi yang sejak tahun 1931 bekerja untuk Jawatan Pertambangan Hindia Belanda. Tugas utamanya adalah mengembangkan bio-stratigrafi Pulau jawa yang saat itu...
TEMUAN FOSIL TERBARU YANG SIAP DIPAMERKAN DI RUANG PAMER MUSEUM MANUSIA PURBA SANGIRAN
BY ADMINISTRATORS
07:50:25
Temuan fosil terbaru berupa rahang bawah buaya (mandibula crocodylus sp.) yang ditemukan oleh Asmorejo, warga Desa Manyarejo Sragen ini, akhirnya telah siap untuk dipamerkan di museum Manusia Purba Sangiran. Sebelumnya temuan fosil...