Buku Sebagai Informasi Bagi Siswa
Buku berfungsi utama sebagai sumber informasi, ilmu pengetahuan, edukasi, dan hiburan yang meningkatkan kecerdasan, wawasan, serta imajinasi pembaca. Selain itu, buku berperan sebagai media komunikasi untuk menyampaikan ide/kritik, alat pelestarian budaya, serta sarana mencatat informasi penting. Buku menjadi sebuah wadah penyampaian pikiran penulis pada pembacanya.
Melalui buku terbitan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran (BPSMP) Sangiran, menjadi salah satu saluran menyampaian berbagai informasi pada masyarakat. Buku terbitan BPSMP Sangiran dibagikan secara cuma-cuma bagi masyarakat yang memerlukan.
Buku terbitan BPSMP Sangiran ini dibagikan pada masyarakat yang membutuhkan, seperti pihak lembaga pendidikan, perpustakaan umum, atau untuk tamu penting lainnya. Salah satu yang mendapatkan buku ini adalah SMA N 1 Kedungreja, Cilacap. Pihak sekolah mendapatkan beberapa judul buku yang diharapkan dapat menambah koleksi perpustakaan sekolah yang pada akhirnya dapat meningkatkan pengetahuan siswa.
Buku-buku yang diberikan berupa Katalog Museum Klaster Bukuran, Ngebung, Dayu, dan Manyarejo yang mencerikan koleksi yang dipamerkan di museum-museum tersebut. Museum-museum tersebut memiliki tema-tema yang berbeda-beda yang patut dikunjungi. Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Bukuran mengambil tema evolusi makhluk hidup, Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Ngebung menyajikan sejarah penelitian saat Situs Sangiran pertama kali didatangi peneliti asing. Museum Manusia Purba Klaster Dayu mengambil tema sebagai lokasi penemuan hasil budaya manusia berusia 1,2 juta tahun silam. Museum Lapangan Manyarejo merupakan apresiasi penelitian yang telah dilakukan para peneliti yang bekerjasama dengan masyarakat.
Selain itu, diberikan juga buku tentang ragam batik dan tenun khas Sangiran yang dapat menceritakan kisah masa lalu Sangiran yang dikreasikan melalui batik dan tenun. Semua itu merupakan ciri khas Situs Sangiran yang patut diangkat sebagai motif batik dan tenun khas Sangiran yang dapat memberi manfaat dan kebanggaan bagi masyarakat, juga sebagai sarana edukasi. Motif batik khas Sangiran ini merupakan sebuah kajian ilmiah yang kemudian diinterpretasikan dalam bentuk visualisasi dalam motif batik. Hal ini merupakan bagian dari upaya menjaga dan mengembangkan nilai-nilai luar biasa yang bersifat universal yang ada pada Situs Sangiran.
Motif batik dan tenun terdiri dari ornamen utama dan ornamen pengisi (isen). Ornamen utama adalah motif yang dominan dalam satu lembar batik, menceritakan sebuah pengetahuan yang disampaikan melalui sebuah motif batik dalam kain. Pengetahuan yang disampaikan berupa nilai universal yang luar biasa dari Situs Sangiran yang mengalami berbagai perubahan lingkungan dengan berbagai makhluk hidup dalam setiap lingkungan tersebut. Selain nilai universal yang luar biasa dari Situs Sangiran, kehidupan masyarakat yang hidup ditengah situs ini juga menjadi inspirasi dalam motif batik khas Sangiran.
Melalui buku, dapat menjelaskan tentang Situs dan Museum Sangiran secara mudah dengan bahasa sederhana untuk mengenalkan anak pada Sangiran dan berbagai keistimewaannya. Terobosan ini menjadi sebuah kemajuan untuk mampu mendekatkan generasi penerus bangsa, mendapat informasi dari sebuah buku dengan bahasa sederhana. (Wiwit Hermanto)
0 Comments